WELCOME BROTHER ICEN VINIX THE PHOENIX MENDOZA BLOG FROM CAKRANEGARA
  • SLIDER-1-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-2-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-3-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-4-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

ICEN VINIX THE PHOENIX SDK.ST ANTONIUS MATARAM-TVONLINE GRATIS .:[BUNUH!!]:.

Selasa, 20 November 2012

BURUNG GARUDA

Posted by Unknown on 23.36


Dikisahkan bahwa Kadru dan Winata adalah dua bersaudara istri Resi Kesiapa.Kadru mempunyai anak angkat tiga ekor ular dan Winata memiliki anak angkat garuda. Kadru yang pemalas merasa bosan dan lelah mengurusi tiga anak angkatnya yang nakal-nakal karena sering menghilang diantara semak-semak. Timbullah niat jahatnya Kadru untuk menyerahkan tugas ini kepada winata. Diajaklah Winata bertaruh pada warna ekor kuda putih Uccaihswara yang sering melewati rumah mereka, dengan catatan yang kalah harus menuruti segala perintah pemenang. Kadru menganggap warnanya adalah hitam sedangkan Winata menganggap warnanya adalah putih.
Para ular tahu bahwa ibu mereka salah. Mereka memberi tahu Kadru, ibunya. Kadru kemudian membuat rencana agar anak-anaknya, para ular mengubah warna ekor kuda Uccaihswara dengan bisanya. Usaha ibu beranak itu berhasil, Winata kalah dan dijadikan budak oleh Kadru. Sejak saat itu Winata diperintahkan melayani segala keperluan Kadru dan mengasuh ketiga ular setiap hari. Winata selanjutnya meminta tolong pada Garuda, anaknya untuk membantu.
Ketika Garuda tumbuh besar, dia bertanya kepada ibunya mengapa dia harus menjaga ketiga saudara angkatnya. Setelah diceritakan tentang pertaruhan kuda Uccaihswara, maka Garuda mengerti. Ditanyakanlah kepada ketiga ular tersebut bagaimana caranya supaya ibunya dapat terbebas dari perbudakan ini. Dijawab oleh ular “bawakanlah aku air suci amerta yang disimpan di kahyangan serta dijaga para dewa dan berasal dari lautan susu”. Garuda menyanggupi dan segera mohon ijin ibunya untuk berangkat ke kahyangan.
Tentu saja para dewa tidak menyetujui keinginan Garuda sehingga terjadi perkelahian. Namun para dewa dapat dikalahkan. Melihat hal ini Batara Wisnu turun tangan dan Garuda dapat dikalahkan. Setelah mendengar cerita Garuda tentang keinginannya mendapatkan amerta, maka Batara Wisnu memeperbolehkan dengan syarat Garuda harus mau jadi kendaraan tunggangannya. Garuda menyetujui, sehingga bisa membawa air amerta kembali turun ke bumi
Sejak saat itu pula Garuda menjadi tunggangan Batara Wisnu. Dan dengan bekal air suci amerta inilah akhirnya Garuda dapat membebaskan ibunya dari perbudakan atas Kadru. Garuda dengan gagah perkasa menggendong ibunya dan bebas dari perbudakan.www.icenvinix.com

Kamis, 11 Oktober 2012

LEGENDA MEDUSA

Posted by Unknown on 13.05


Tempat itu terlupakan selama berabad-abad dan tanpa sengaja ditemukan kembali oleh orang Perancis Peter Gyllius tahun 1545. Penemuan ini berawal ketika ia sering mengamati bahwa orang-orang di lingkungan itu tidak hanya mendapatkan air dengan menurunkan ember melalui lubang di ruang bawah tanah mereka, bahkan seringkali mereka juga mendapatkan ikan dengan cara ini.
Setelah membersihkan dan memulihkan Cistern Basilika, Kota Istanbul Metropolitan membukanya untuk umum pada tahun 1987. Setelah turun ke fasilitas air bawah tanah melalui tangga, kami dapat berjalan-jalan di jalan setapak beton, menikmati pencahayaan tenang dan suhu dingin. Suasana di dalam tempat itu betul betul terasa dingin … sekali….. karena juga dikelilingi oleh air…
Kami berjalan sampai ke pojok tertentu dan kami terpan melihat dua kepala Medusa. Kedua kepala yang santai digunakan sebagai dasar kolom, satu diposisikan terbalik, yang lain miring ke samping. Kedua posisi mereka sampai saat ini tetap menjadi misteri
Melihat patung Medusa, kami jadi tertarik untuk mengetahui legenda dari Nama Medusa ini.
Medusa, seorang peri laut, yang merupakan peri tercantik dari tiga saudara perempuan Gorgon. Dia didekati oleh Poseidon, dan menjalin hubungan dengannya, menetap di sebuah kuil di Athena.
Karena hubungan terlarang itu, membuat Athena marah, sehingga Medusa dikutuk dan berubah menjadi makhluk mengerikan. rambut kepala Medusa berubah menjadi ular, wajah yang menakutkan dan dengan memandang matanya, orang dapat berubah menjadi batu. Medusa dipenggal saat tidur oleh Perseus , yang kemudian kepalanya digunakan sebagai senjata sampai suatu ketika Perseus memberikannya kepada dewi Athena untuk ditempatkan di perisainya.
Legenda yang terkenal itu… membuat kami terhenyak di depan patung Medusa yang diam membatu…….

Rabu, 10 Oktober 2012

LEGENDA BIGFOOT

Posted by Unknown on 20.08

Laporan mengenai bigfoot yang pertama didokumentasikan adalah jejak yang ditemukan seorang pedagang Kanada tahun 1811. Nama bigfoot (kaki besar) kemudian dikenal luas setelah adanya laporan media mengenai jejak kaki besar yang ditemukan di Bluff Creek, California, tahun 1959. Sedangkan foto bigfoot

paling terkenal diambil tahun 1967 walau masih diperdebatkan keasliannya.

Baru-baru ini, para pencari bigfoot seolah mendapat harapan baru ketika rambut bigfoot ditemukan penduduk Teslin di Yukon. Mereka mengklaim menemukan rambut tersebut di sekitar jejak-jejak besar yang ditinggalkan makhluk setinggi 3 meter, serupa manusia, yang terlihat di halaman rumah mereka awal bulan ini.

Para ahli genetik dari University of Alberta kemudian menguji DNA rambut itu untuk mencari tahu siapa pemiliknya. Para peneliti sesungguhnya menduga rambut itu berasal dari beruang atau bison yang umum dijumpai di Yukon. Namun bila yang ditemukan itu ternyata sesuatu yang baru, kita mungkin semakin dekat pada pengungkapan misteri bigfoot. Adapun hasil penelitian tersebut sudah diumumkan minggu lalu.

Namun itu nanti dulu. Apapun hasil penelitian Universitas Alberta, mitos mengenai bigfoot sepertinya tidak butuh fakta ilmiah untuk selalu menarik perhatian orang.

Mitos atau benar ada?

Bigfoot adalah sesuatu yang nyata bagi mereka yang mengaku pernah melihatnya. Tapi opini ini terbagi dua. Sebagian orang meyakini bigfoot sebagai makhluk berdarah daging, sementara lainnya – termasuk suku-suku asli di Amerika – mempercayainya sebagai makhluk halus yang menampakkan diri kepada manusia di saat terjadi kesusahan.

Ralph Gray Wolf, seorang anggota suku Indian Athapaska dari Alaska, mengatakan, sasquatch menampakkan diri untuk membantu kelompok yang sedang menghadapi masalah. Mereka membawa pesan perlunya suatu perubahan.

Hal yang sama juga ditemukan di Inggris, berkait dengan legenda yang sudah terdengar sejak berabad-abad. Dua tahun lalu beberapa peneliti mengadakan ekspedisi ke Danau Bolam, dekat Newcastle. Mereka menelusuri penampakan makhluk tinggi besar dan gelap yang didengung-dengungkan sejak 18 bulan sebelumnya. Pada suatu hari di tepian danau yang rimbun, enam orang dari kelompok itu akhirnya melihat apa yang mereka sebut sebagai Beast of Bolam.

“Apa yang mereka lihat bukanlah bigfoot atau sasquatch. Ia adalah sosok kabur di pepohonan, dan lebih mirip hantu daripada makhluk berdaging. Lagipula, andai makhluk itu berdaging, Inggris bukanlah tempat yang cocok bagi mereka,” kata Richard Freeman, dari Centre for Fortean Zoology, yang salah satu temannya menjadi saksi penampakan tersebut.

Hal itu membuatnya yakin, legenda-legenda mengenai bigfoot – juga Manusia Besar Kelabu dari Ben MacDhui di Skotlandia dan Raja Kelabu di Wales – sesungguhnya adalah makhluk paranormal. “Mereka bukan hantu atau jiwa makhluk yang sudah mati. Saya kira mereka lebih kompleks dari itu.”

Dalam perjalanannya sebagai pemburu monster profesional, Freeman telah berkelana di seluruh dunia mengumpulkan cerita dan petunjuk mengenai makhluk-makhluk misterius. Ia menemukan di banyak kebudayaan, ada type makhluk yang selalu muncul. Ia menyebutnya sebagai model umum monster internasional, yang di antaranya adalah naga beserta reptil raksasa lain, makhluk kera besar seperti sasquatch dan yeti, orang-orang kerdil seperti orang pendek dan kurcaci, burung raksasa, serta anjing dan kucing jadi-jadian.

“Mungkin monster-monster ini serupa dengan makhluk-makhluk yang ditemui leluhur kita. Persepsi leluhur mengenai makhluk itulah yang tersisa dalam pikiran kita. Nah, dalam kondisi tertentu, makhluk itu seolah muncul di hadapan kita.”

“Makhluk dalam pikiran itulah yang sebenarnya sering muncul. Bila kita mempercayai keberadaan sesuatu, maka apa yang kita lihat seringkali mewujud sebagai apa yang kita yakini,” kata Freeman.

Sebagai contoh, dalam percobaan di Loch Ness, para peneliti mengapungkan sebatang kayu di danau yang dikenal dihuni monster itu. Kayu diletakkan sore hari ketika sekelompok wisatawan berkunjung. Hasilnya, sebagian besar pengunjung yakin telah melihat Nessie, sang penghuni danau!

Orang-orang itu sepertinya sudah memiliki keyakinan tentang keberadaan monster, sehingga mudah bagi mereka mengatakan, “Saya melihat Nessie, atau bigfoot, atau Yeti,” ketika mereka melihat sesuatu.


  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Search Site